Major Types of Bridges

There are 4 major Types of Bridges

1.Type Beam

Beam – The beam type is the simplest type of bridge. The beam bridge could be anything as simple as a plank of wood to a complex structure. It is made of two or more supports which hold up a beam.
 2.Type Arch

Arch – In the arch type of bridge, weight is carried outward along two paths, curving toward the ground.

 

3.Type Cantilever 

Cantilever – In the cantilever type of bridge, two beams support another beam, which is where the deck or trafficway is. The two beams must be anchored, and this must be done well.

 

4.Suspension/Cable Strayed

Suspension/Cable-stayed -The deck (trafficway) of a suspension bridge is hung by cables which hang from towers. The cables transfer the weight to the towers, which transfer the weight to the ground.
Cable-stayed bridges have towers, but cables from the towers go directly to the road deck, instead of spanning from tower to tower.

Advertisements

ASPHALTIC PLUG JOINT

ASPHALTIC PLUG JOINT  adalah material binder atau “SIAR MUAI” yang bermutu tinggi.
Sebagai hasil modifikasi  dari bahan aspal  dan karet sintetis dan atau elastomer
serta bahan lainnnya sehingga produk ini bersifat  kuat, liat, elastis, dan lebih tahan panas
(jauh diatas ASTM), yang diperuntukkan sebagai binder pada sambungan siar muai untuk jembatan dan jalan layang, khususnya dinegara beriklim tropis seperti di Indonesia.
Dimana beban traffic seringkali diatas ambang batas.

 

KEUNGGULAN PRODUK

  •  Liat, ulet, elastis dan tidak tembus air (Waterproof).
  •  Daya Lekat yang tinggi.
  •  Perawatan yang mudah.
  •  Pemasangan dan perbaikan yang mudah dan sederhana.
  •  Sanggup bertahan pada temperatur / suhu ruang yang tinggi , khususnya di daerah tropis.
  •  Tidak mudah teroksidasi dan terkontaminasi oleh bahan kimia lain.

 

 

 

 

Asphaltic Plug Bridge Joint System (1)Asphaltic Plug Joint (2)Asphaltic Plug Bridge Joint System (2)

DESKRIPSI

ASPHALTIC JOINT PLUG
adalah hasil formulasi yang presisi dari aspal minyak, elastomer polymer, material filler, dan stabilisator, serta beberapa material lain yang kemudian dilelehkan pada temperatur tertentu , dicampurkan hingga homogen, sampai akhirnya didapat produk yang bermutu tinggi, yang sesuai dengan kondisi ekstrim di Indonesia. Selanjutnya pada pemasangan dilapangan, ASPHALTIC PLUG JOINT dipanaskan kembali, lalu  ditambahkan aggregate
dengan ukuran tertentu yang bersih dan lulus uji mutu, dengan pelaksanaan teknis pemasangan yang sesuai prosedur standar yang telah baku.
Produk ini kami produksi dengan kontrol mutu yang ketat.

Sifat fisik produk
Tampak visual ……………………………….………………. Padatan dan Elastis dan Ulet
Warna ………..………………………………………………… Hitam
Berat Jenis (gr/cc)…………………………………….……… > 1,5
Cone penetration test 60°C (0.1mm, 5 dtk, 100 gr)……. 10 – 12 dmm
Titik lembek (softening point), ring and ball test °C….. 125o – 128o C
Tes kemiringan (flow resistence) %………………………. 0
Suhu tuang °C…………………………………………………. 180
Titik nyala dan titik bakar °C……………………………….. 324/ 340
Kelekatan pada batuan %……………………………………. 99%

PELAKSANAAN DI LAPANGAN
Semua permukaan pada rencana tempat siar muai dipasang harus dipastikan dalam keadaan kering,
bersih dari pasir, debu dan dari semua partikel lainnya, serta dikeringkan dengan udara panas dari kompresor.
Lebur ASPHALTIC PLUG JOINT pada boiler dengan mixer khusus sampai pada temperatur leleh (180° C),
jaga temperatur agar tidak lebih dari temperatur maksimum, jangan dipanaskan berlebihan,
dan perlu diusahakan agar tidak lebih dari 8 jam dalam keadaan panas, sebab kualitas produk akan berkurang.
Campurkan batu aggregate dengan ukuran tertentu dan lulus uji mutu yang sudah dibersihkan  dan dipanaskan dalam barrow mix ,
kemudian aspal panas dan batu panas dituangkan kedalam beli mix, kemudian diaduk dengan perbandingan tertentu sampai homogen dan adukan  siap untuk dipasang,
dengan mengikuti prosedure standar yang ada. Sebaiknya setiap adukan produk, atau ASPHALTIC PLUG JOINT   yang sudah dilelehkan dan
kemudian didinginkan kembali,  tidak dipakai lagi untuk pekerjaan berikutnya.

LINGKUNGAN, KESELAMATAN KERJA, KESEHATAN KERJA, SERTA TRANSPORTASI
Perhatian ekstra akan norma keselamatan kerja (Safety First) terhadap para personil harus diberikan ketika melaksanakan aplikasi produk ini.
Sarung tangan, kacamata pelindung, pakaian kerja yang sesuai, serta sepatu khusus harus dipakai oleh personil yang terlibat dengan pekerjaan ini.
Demikian juga dengan rambu dan tanda khusus lalulintas pada lokasi ketika pelaksanaan.
Pengangkutan produk ini dari satu lokasi kelokasi lain di Indonesia tidak memerlukan izin khusus, baik itu berdasarkan peraturan nasional maupun internasional,
sebab ASPHALTIC PLUG JOINT  tidak berbahaya bagi mahluk hidup maupun lingkungan.

Berikut Video “Asphaltic Plug Joint Replacement”
Kontak kami untuk kebutuhan ASPHALTIC PLUG JOINT anda.
CV. Gada Bina Usaha
Perusahaan Spesialis Produk Karet Konstruksi (PIONEER)
legalitas jelas – untuk customer luar pulau kami produsen dan penjual terpercaya (list customer ada).

Alamat Workshop :
Asrikaton Indah F6 GRAHA GBU Pakis – Malang
Recomended Seller Rekening Bank atas nama Perusahaan bukan Pribadi jaminan keamanan transaksi.
HOTLINE :
Julius Andreas

Call/WA : 081233069330
BBM : 25B1BC84

Jembatan Tanpa Hambatan

Jembatan Merupakan sebuah struktur yang berguna untuk menghilangkan hambatan, semisal jika ada jurang sungai ataupun rintangan yang lain jembatan berguna untuk menghilangkan hambatan tersebut. Disini kami akan mencoba membuat tulisan tentang jembatan jembatan di dunia yang menghilangkan hambatan. Disini kami akan mengulas tentang enam jembatan tanpa hambatan di dunia.

Mari kita lihat jembatan jembatan tanpa hambatan didunia:
tower-bridge

Jembatan Pertama Yaitu, Tower Birdge yang terletak di inggris tepatnya di kota london jembatan tanpa hambatan ini memiliki panjang 244 m yang melintasi sungai Thames.dan kini tower Bridge menjadi salah satu icon kota london.Tower bridge merupakan jembatan tanpa hambatan dengan dua menara seberat 70.000 ton yang di tanamkan kedalam tanah untuk menyangga konstruksi baja yang di gunakan oleh Tower Bridge ini seberat 11.000 ton dan juga di lapisi dengan batu granit cornish dan batu portland.Jembatan tanpa hambatan tower bridge yang terletak di kota london ini di bangun oleh para pekerja yang sangat tangguh sebanyak 432 orang.jembatan tanpa hambatan ini di bangun selama 8 tahun.
golden-gate-bridge

Jembatan Tanpa Hambatan yang kedua
yaitu Jembatan Golden Gate yang terletak di negara paman sam tepatnya kota sanfransisco.Jembatan tanpa hambatan kali ini merupakan jenis jembatan gantung yang melintasi selat antara selat san fransisco dan marin county.Jembatan Golden Gate ini memiliki panjang 2.727 M dan tinggi menara setinggi 230m.Golden gate juga menjadi icon kota sanfransisco.

sydney-harbour

Jembatan tanpa hambatan yang ketiga adalah Jembatan Sydney Harbour jembatan ini terletak di negara australia di kota sidney jembatan ini juga di juluki The Coat Hanger karena bentuk dari jembatan ini yang melengkung layaknya gantungan baju.Jembatan ini memiliki panjang 1.149m dan ketinggian jembatan 134m.jembatan ini juga di bangun selama delapan tahun.jembatan ini menggunakan baja dan bisa menyusut hingga 18cm tergantung dengan kondisi cuaca.

bosphorus-bridge

Jembatan tanpa hambatan yang ke empat adalah Jembatan Bosphorus yang terletak di negara turkey.jembatan ini dirancang oleh perancang terkemuka didunia yaitu sir gilbert robert dan william brown.Jembatan ini sangatlah istimewa karena jembatan yang memiliki panjang 1500 m dan lebar jalan selebar 40 m ini melintasi selat Bosphorus dan juga jembatan tanpa hambatan ini juga menghubungkan dua benua yaitu asia dan eropa.

hangzhou_bay_bridge1

Jembatan tanpa hambatan yang kelima adalah Jembatan Hangzhou bay yang terletak di negara china jembatan ini juga merupakan jembatan terpanjang di dunia dengan panjang 35.673KM.Jembatan ini menghubungkan ningbo cixi county selatan dengan jiaxing utara.jembatan ini di rancang oleh sekitar 600 ahli dan diperkirakan jembatan ini bisa bertahan sekitar 100 tahun..

 

Karet Bantalan Jembatan (Elastomeric Bearing Pads)

Elastomeric Bearing Pads

(Karet Jembatan, Jembatan Elastomer, Bantalan Jembatan, Karet Bearing Pad)

Merupakan salah satu elemen Jembatan yang terbuat dari karet alam atau karet sintetis ( neoprene ) yang berfungsi untuk meneruskan beban dari bangunan atas ke bangunan bawah.
Bahan-bahan campuran karet yang digunakan dalam pembuatan bantalan ini berupa polycholoprene asli (neoprene) yang tahan kristalisasi, atau polyisoprene asli (karet alam) saja sebagai polimer mentah.
Bantalan elastomer yang terbuat dari gabungan polycholoprene dan polyisoprene atau bahan lain, yang digabung dalam bentuk kompon, bentuk lapisan penyusun atau bentuk lainnya tidak diperbolehkan.
Seluruh bahan harus baru dan bukan daur ulang yang diambil dari bantalan yang telah jadi.

Sebagai tumpuan jembatan, antara girder dan abutmen. Elastomeric Bearing Pads mengurangi geseran dan getaran disebabkan oleh beban jembatan dan gerakan yang lainnya.
Penggunaan Karet Bantalan Jembatan sangat penting dalam konstruksi jembatan. Selain pemasangan dan perawatan yang  mudah, salah satu keunggulan produk ini juga memiliki waktu life time yang lebih lama.

Kami memproduksi Karet Bantalan Jembatan menggunakan material kompon karet alam maupun neoprene untuk daya tahan elastomer yang lebih baik,dengan proses produksi menggunakan mesin PRESS HIDRAULIC

IMG_0167

sehingga bisa memproduksi Karet Jembatan yang kuat dan solid.
Selain Bantalan Kami juga memproduksi Karet Konstruksi yang lain. Salah satunya berupa Rubber Strip atau biasa disebut Rubber Sheet. Dengan berbagai aplikasi untuk Konstruksi maupun Industri. Rubber Pads atau Karet lembaran biasanya memiliki ketebalan tidak lebih dari 3cm.

Inilah beberapa aplikasi yang umum dalam penggunaan Elastomeric Bearing Pad (Bantalan Karet, Rubber Sheet,Rubber Strip, Rubber Pads) :
– Bridge Railway/Railroad
– Bantalan Karet untuk Beton Bangunan
– Bantalan Karet untuk Pondasi Bangunan
– Area Garasi Parkir
– Walkways
– Bantalan peredam benturan
– Alas suatu struktur bangunan dimana fleksibilitas dari sifat Karet dibutuhkan
– Karet lembaran untuk peternakan
Maupun sebagai anti vibration rubber pad (sebagai alas peredam getaran pada mesin, pompa,
pipa, dsb).

Contoh Jenis Perletakan Elastomer Jembatan
Elastomer Bearing Pad Jenis 1 (300x350x36 mm)

ELASTOMERIC BEARING PADS 1PLAT (350x400x36 )5

ELASTOMERIC BEARING PADS POLOS (350x300x36)  8
Elastomer Bearing Pad Jenis 2 (350x400x39 mm)

ELASTOMERIC BEARING PADS POLOS(400x350x39)9

ELASTOMERIC BEARING PADS POLOS(400x350x39)6
Elastomer Bearing PadJenis 3 (400x450x45 mm)

ELASTOMERIC BEARING PADS POLOS(450x400x45)2

Terdapat 2 Type dari Elastomer Bearing Pads yang kami buat yaitu :
– Laminated Elastomeric Bearing Pads – Terdapat 2-3 lembar Plat Stainless / Baja pada bagian dalamnya.

P1050214
– Plain Elastomeric Bearing Pads – Type Polos Tanpa adanya Plat pada bagian
dalamnya.
ELASTOMERIC BEARING PADS POLOS (400x300x20)5

Sesuai dengan standart SNI 03-3967-2008 ( Spesifikasi Perletakan Elastomer Jembatan Tipe
Polos dan Tipe Laminasi dan standart AASHTO M 251 – 04 ( standard Specification for
Plain and laminated Elatomeric Bridge bearings ), Kami telah mengirimkan berbagai macam tipe Elastomeric Bearing Pads untuk berbagai aplikasi di dunia konstruksi.

Gada Bina Usaha sebagai PIONEER ON LINE SHOP Produk KARET KONSTRUKSI
( Karet Bantalan, Rubber Pads, Rubber Sheet, Elastomeric Bearing Pads, Rubber Strip, Rubber Protection, etc.) dan telah mengirimkan produk-produk tersebut ke berbagai wilayah di Indonesia.
kami juga melayani pembuatan Rubber Fender Dermaga, Loading Dock Bumper, Expansion Joint Rubber, Aksesoris Dermaga, Bollard, Anchor Bolt sesuai pesanan dengan ukuran custom dengan desain dari customer.

varian rubber  fender

P1060485

P1060049

P1060063

P1060052

coupling1

Rubber Bumper Model D

IMG_2625

Circular Bearing Pad

seismic bearing pad

IMG_0106

Pakis-20131226-00837

BOLLARD - GADA BINA USAHA

P1050564

 

Jembatan ini merupakan Simbol Kota

Jika Jakarta punya Monas, Maka Batampunya Jembatan Barelang. Jembatan inilah yang digunakan oleh Pemerintah Kota Batam sebagai simbol kota tersebut dan juga ikon program Visit Batam 2010. Jembatan yang dibangun pada tahun 1992 dan selesai pada tahun 1998ini dibangun atas prakarsa BJ Habibie, yang kalaitu menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi, dan menelan biaya lebih dari Rp 400 miliar. Karena itulah, oleh masyarakat Kota Batam jembatan ini juga kerap disebut dengan Jembatan Habibie.

Oleh masyarakat Batam, Jembatan Barelang ini tidak hanya difungsikan untuk menghubungkan beberapa pulau saja, namun juga digunakan untuk bersantai dan melepas lelah. Maka tak heran jika pada akhir pekan ataupun hari libur, suasana ramai dapat ditemui di jembatan ini. Banyak orang yang duduk santai sambil menikmati pemandangan laut dari atas jembatan atau memancing ikan. Selain itu, jembatan ini juga turut menarik wisatawan dari luar Batam karena bentuknya yang megah menyerupai GoldenGate yang ada di San Fransisco, AmerikaSerikat.

Jembatan Tengku Raja Haji Fisabilillah merupakan jembatan yang paling terkenal dibanding lima jembatan lainnya karena menggunakan konstruksi cable stayed. Kabel-kabel baja besar digunakan sebagai pengikat jembatan. Ujung-ujung kabel terikat di tepi jalan dengan jarak tertentu, lalu ujung lainnya terkumpul pada satu titik di atas puncak tonggak beton setinggi 200 m. Dari kejauhan, bentuk jembatan ini akan tampak seperti jaring raksasa berbentuk segitiga. Namun, katika semakin mendekat, bentuk jembatan ini akan mengingatkan pengunjung pada Golden Gate. Berdiri di jembatan ini, dan menghadap ke arah jembatan kedua, pengunjung dapat melihat pemandangan yang indah berupa hamparan laut dan juga pulau-pulau kecil yang ada di sekitar kedua pulau ini.

Agar dapat lebih menikmati perjalanan di jembatan ini, pengunjung disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi. Namun jika tidak memiliki kendaraan pribadi, Anda dapat menggunakan Metro trans (angkutan umum Kota Batam) dengan tarif antara Rp 3.000-Rp 5.000 atau pengunjung juga dapat menyewa taksi yang banyak melintas di sekitar jembatan. Biaya sewa taksi memang akan lebih mahal daripada bus, namun pengunjung bisa lebih santai untuk menikmati perjalanan ini.

Di kedua ujung jembatan pertama terdapat banyak warung yang menyediakan aneka makanan dana minuman. Jadi, jika merasa lelah para pengunjung dapat beristirahat sejenak di warung-warung ini. Di akhir pekan ataupun hari-hari libur, di sepanjang jembatan ini akan banyak ditemui pedagang kaki lima yang menjajakan beragam jenis minuman dan makanan seperti es kelapa muda, jagung bakar dan peyek udang. Selain itu, ada juga penjual bensin eceran dan juga tukang tambal ban dadakan. Siapa tahu dalam menyusuri jembatan, pengunjung kehabisan bensin.

Inilah 10 Jembatan Terpanjang di Indonesia

Tak mau kalah dengan Cina dan Amerika Serikat yang memiliki jembatan-jembatan super panjang, Indonesia terbukti mampu menciptakan jembatan indah dan kokoh sepanjang ratusan meter. Beberapa jembatan di Indonesia bahkan membentang hingga lebih dari 1 kilometer. Fungsinya bermacam-macam, ada yang dibangun untuk menghubungkan 2 wilayah yang terpisah oleh sungai atau lautan, ada pula yang berfungsi sebagai sarana untuk mengatasi kemacetan. Berikut adalah daftar 10 jembatan terpanjang di Indonesia.

1. Jembatan Suramadu
Jembatan Suramadu tercatat sebagai jembatan terpanjang yang menjadi kebanggaan Indonesia. Dengan panjang 5,4 kilometer, Jembatan Suramadu membentang di atas Selat Madura untuk menghubungkan wilayah Surabaya dan Madura. Dari situlah nama Suramadu berasal, Sura dari kata Surabaya dan Madu dari kata Madura. Pembangunan jembatan terpanjang di Indonesia ini memakan waktu sekitar 6 tahun dan menghabiskan biaya kurang lebih Rp4,5 triliun. Dibuka untuk umum sejak 10 Juni 2009, Jembatan Suramadu kini menjadi salah satu objek wisata di Surabaya dan Madura.

2. Jembatan Pasupati
Jembatan Pasupati atau Jalan Layang Pasupati didirikan untuk mengatasi tingkat kemacetan di kota Bandung. Nama Pasupati berasal dari nama kedua jalan yang dihubungkan oleh jalan layang yaitu Jalan Terusan Pasteur dan Jalan Suropati. Membentang sepanjang 2,8 kilometer dengan lebar antara 30-60 meter, Jalan Layang Pasupati mempermudah akses lalu lintas bagi wisatawan kota Bandung, khususnya yang berasal dari kawasan Jabodetabek.

3. Jembatan Siak
Dari namanya saja, kamu mungkin sudah bisa mengetahui di mana letak Jembatan Siak. Benar, jembatan sepanjang 1.196 meter ini terletak di Kabupaten Siak di kota Pekanbaru, Riau. Nama sebenarnya adalah Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah, namun penduduk lokal dan wisatawan sering menyebut jembatan ini sebagai Jembatan Siak. Jembatan Siak terbilang unik dibanding jembatan-jembatan lainnya karena kehadiran restoran di bagian atas jembatan yang memungkinkan pengunjung menikmati makanan sambil menyaksikan keindahan kota Pekanbaru.

Jembatan Siak

4. Jembatan Ampera
Meski hanya menempati urutan ke-4 dalam daftar jembatan terpanjang di Indonesia, Jembatan Ampera tak kalah populer dari jembatan-jembatan di atas. Jembatan kebanggaan kota Palembang ini berdiri kokoh di menyeberangi Sungai Musi, sungai terbesar di Indonesia. Di malam hari, Jembatan Ampera dihiasi oleh lampu-lampu cantik yang mempertegas bentuk jembatan. Panjang total Jembatan Ampera adalah 1.117 meter.

5. Jembatan Barito
Dari wilayah Sumatera dan Jawa, kita beralih ke Pulau Kalimantan. Di Pulau ini, tepatnya di kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terdapat jembatan populer bernama Jembatan Barito. Jembatan Barito menyeberangi Sungai Barito untuk menghubungkan tepi bagian barat dan bagian timurnya. Terdiri atas jembatan utama dan jembatan pendekat, Jembatan Barito memiliki panjang total 1.082 meter.

6. Jembatan Mahakam Ulu
Jembatan Mahakam Ulu, sering disingkat sebagai Jembatan Mahulu, juga berada di Pulau Kalimantan. Jembatan sepanjang 789 meter ini dibangun di atas sungai Mahakam untuk menghubungkan pusat Samarinda dan Samarinda Seberang. Di malam hari, jembatan yang selesai diresmikan pada tahun 2009 ini memancarkan warna kuning terang yang cantik dari lampu-lampu yang dipasang di sepanjang jembatan.

Jembatan Mahakam Ulu

7. Jembatan Rumpiang
Jembatan Barito bukanlah satu-satunya jembatan panjang yang melintasi Sungai Barito. Di atas Sungai Barito, membentang pula Jembatan Rumpiang yang menghubungkan kota Marahaban dan Banjarmasin. Kehadiran Jembatan Rumpiang amat mempermudah akses lalu lintas dari Marahaban ke Banjarmasin dan sebaliknya. Sebelum diresmikannya Jembatan Rumpiang pada tahun 2008, kapal feri menjadi satu-satunya alat transportasi yang menghubungkan kedua wilayah tersebut. Jembatan Rumpiang memiliki panjang total 753 meter.

8. Jembatan Kutai Kartanegara
Karena melintasi Sungai Mahakam, Jembatan Kutai Kartanegara sering disebut sebagai Jembatan Mahakam II. Jembatan Kutai Kartanegara memiliki desain yang mirip dengan salah satu jembatan terpopuler di Amerika Serikat, Jembatan Golden Gate. Secara keseluruhan, panjang Jembatan Kutai Kartanegara mencapai 710 meter. Jembatan ini beroperasi sejak tahun 2001, namun pernah runtuh hingga menelan korban jiwa pada tanggal 26 Desember 2011.

Jembatan Kutai Kartanegara

9. Jembatan Barelang
Singkatan atau gabungan nama dari beberapa tempat berbeda menjadi tren nama populer bagi jembatan di Indonesia, tak terkecuali Jembatan Barelang. Barelang merupakan singkatan dari BAtam, REmpang, dan GaLANG, tiga dari enam pulau yang dihubungkan oleh Jembatan Barelang. Nama resmi dari jembatan sepanjang 642 meter ini adalah Jembatan Tengku Fisabilillah.

10. Jembatan Kahayan
Kalimantan yang dikenal dengan julukan “Pulau Seribu Sungai” memiliki banyak jembatan panjang untuk menghubungkan daratan-daratan yang terpisah oleh sungai. Jembatan Kahayan tercatat sebagai salah satu jembatan terpanjang di Kalimantan dengan panjang total 640 meter. Nama Jembatan Kahayan berasal dari Sungai Kahayan yang mengalir di bawahnya. Jembatan ini menghubungkan kota Palangkaraya dengan kabupaten Barito Selatan.

150 Murid dan 15 KK Terisolasi karena Jembatan Putus

jembatan teluk kabung

Hujan deras yang mengguyur Kota Padang Senin (26/5) malam, membuat air Sungai Batang Timbalun meluap. Luapan air menerjang oprit jembatan menuju SDN 01  Kecamatan Bungus, Teluk Kabung.  Dan akibatnya, sekolah dan penduduk sekitar terisolasi.

Budi  warga setempat, mengetahui kejadian ini setelah membuka kedai pagi harinya. Padahal, malam sekitar pukul 22.00 WIB, kondisi jembatan masih seperti biasa.  ”Sebelumnya kondisi jembatan ini kokoh, mungkin karena derasnya air jembatan roboh,” sebut Budi, kemarin.

Senada diungkapkan Yusmawarni guru SDN 01.  Ia terkejut melihat jembatan telah dihanyutkan air sungai. ”Begitu mendapat informasi saya langsung menuju lokasi. Ternyata benar, jembatan putus. Sebanyak 150 murid bakal telantar jika jembatan ini tidak segera diperbaiki,” tutur Yusmawarni.

Ia meminta pihak terkait segera membenahi jembatan tersebut dan memberi pengaman pada tebing sungai. Sebab, hampir tiap hujan deras air selalu meluap. ”Sebelumnya memang telah telah dipasang batu baronjong, tapi tak banyak membantu,” ujarnya.

Ketua RT 03 RW 02 Amli Tanjung mengatakan, ada sekitar 15 kepala keluarga yang tinggal di seberang atau di sekitar SD. Ruli (15) warga RT 4 RW 3, persisnya di belakang SDN 01 mengatakan, kalau ingin ke luar terpaksa menyeberangi sungai dengan perahu karet. ”Warga sini menyeberang dengan perahu karet yang ditarik dengan tali,” tuturnya.

Staf Pengawas Jembatan Dinas PU Kota Padang, Idwar mengatakan, perbaikan jembatan bakal dilakukan secepatnya. Menunggu jembatan permanen siap, untuk sementara akan dibangun jembatan darurat. ”Kami akan membangun jembatan darurat terlebih dulu. Sebab tidak ada akses lain selain jembatan ini,” ucapnya.

Akankah Jembatan Selat Sunda Dibangun??

Karet Tahan Gempa Untuk Jembatan

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan, meski terjadi pergantian presiden, proyek pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) tetap akan dibangun. Pasalnya, megaproyek JSS sudah tertuang dalam peraturan presiden (perpres). “Tetap jalan dong, kan ada perpres-nya, sudah jalan. Sudah ada investasi masa tidak dijalankan,” ujar Hatta di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian.

 

Hatta menjelaskan, jika memang ada perubahan program kerja dalam pembangunan JSS, itu adalah hak dari presiden baru, yang menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono. “Nanti kalau ada perubahan-perubahan revisi perpres, itu hak dari presiden baru,” ungkap Hatta. Hatta menambahkan, jika proyek pembangunan JSS gagal dijalankan, hal itu sama saja membuang-buang anggaran negara. Hal tersebut juga akan memengaruhi investasi negara yang sudah digelontorkan sebanyak Rp 1,5 triliun hanya untuk studi kelayakan. “Tapi, ini harus tetap berjalan. Kalau sampai pemerintah baru membatalkan, itu akan mengganggu investasi,” kata Hatta. Sebelumnya, diberitakan tribunnews.com, anggaran JSS sebesar Rp 200 triliun sangat besar sehingga pemerintah tidak ingin mengeluarkan APBN. Saat ini, jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera itu masih dalam tahap studi kelayakan (feasibility study).

Kementerian BUMN menyiapkan lima perusahaan konstruksi pelat merah untuk bisa terlibat dalam pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS).
Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, lima BUMN yang dimaksud adalah PT Adhi Karya Tbk, PT Hutama Karya, PT Pembangunan Perumahan Tbk, PT Waskita Karya Tbk, dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

“Ya kita bikin konsorsium bersama. Saya lagi bertanya-tanya, siapa yang berpengalaman tapi semuanya mengaku berpengalaman. Ada lima yang kira-kira menjadi BUMN gajahnya,” katanya.
Meski demikian, Dahlan menolak untuk menjelaskan terkait pembagian saham proyek konsorsium tersebut. “Kalau soal itu masih terlalu jauh,” tambahnya.
Pekan ini seharusnya pemerintah akan memutuskan dua opsi pembangunan JSS, yaitu apakah studi kelayakan memakai dana APBN atau tidak, serta studi kelayakan akan dibangun oleh BUMN dan pemrakarsa.

Feri dari Pelabuhan Merak, Banten, mengangkut mobil memasuki Pelabuhan Bakauheni, Lampung,
Khusus untuk keterlibatan perusahaan milik pemerintah dalam proyek tersebut, Menteri BUMN yang berhak menentukan perusahaan mana yang akan ikut serta.
Hingga saat ini, pemerintah telah melakukan pra-studi kelayakan yang meliputi studi gelombang, kegempaan, angin, tsunami, hingga air laut. Nantinya kajian tim ini akan disampaikan ke tim studi kelayakan selanjutnya.
Namun, bila tetap ingin memakai dana dari APBN, pemerintah akan melihat kondisi keuangan negara. Sebab, Menteri Keuangan Chatib Basri tidak setuju jika pembangunan JSS memakai dana dari APBN.

“Kalau keuangan mau diputuskan APBN, ada tidak dananya. Dua opsi ini masih terbuka,” kata Menteri Perekonomian Hatta Rajasa.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian MS Hidayat memberi bocoran soal waktu pembangunan JSS. Pembangunan tersebut akan dimulai setidaknya sebelum masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berakhir.

“Sebelum berakhirnya pemerintahan 2014, kawasan JSS sudah mulai groundbreaking atau dibangun karena itu janji kampanye Presiden SBY,” kata Hidayat saat ditemui di Kantor Kementerian Perekonomian Jakarta.
Awalnya, pembangunan kawasan JSS yang diperkirakan akan menelan dana sekitar Rp 200 triliun ini akan memakai dana dari APBN. Namun, Menteri Keuangan Chatib Basri akhirnya menyetujui bahwa pembangunannya merupakan konsorsium dari pemrakarsa dan BUMN.

“Jadi pembangunannya tidak pakai dana APBN. Proyek ini kan kalau menggunakan dana APBN bisa Rp 200 triliun, kan tidak mungkin. Nanti harga BBM pasti dinaikkan lagi (untuk membiayai proyek tersebut),” tambahnya.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan, meski terjadi pergantian presiden, proyek pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) tetap akan dibangun. Pasalnya, megaproyek JSS sudah tertuang dalam peraturan presiden (perpres). “Tetap jalan dong, kan ada perpres-nya, sudah jalan. Sudah ada investasi masa tidak dijalankan,” ujar Hatta di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian.

Hatta menjelaskan, jika memang ada perubahan program kerja dalam pembangunan JSS, itu adalah hak dari presiden baru, yang menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono. “Nanti kalau ada perubahan-perubahan revisi perpres, itu hak dari presiden baru,” ungkap Hatta. Hatta menambahkan, jika proyek pembangunan JSS gagal dijalankan, hal itu sama saja membuang-buang anggaran negara. Hal tersebut juga akan memengaruhi investasi negara yang sudah digelontorkan sebanyak Rp 1,5 triliun hanya untuk studi kelayakan. “Tapi, ini harus tetap berjalan. Kalau sampai pemerintah baru membatalkan, itu akan mengganggu investasi,” kata Hatta. Sebelumnya, diberitakan tribunnews.com, anggaran JSS sebesar Rp 200 triliun sangat besar sehingga pemerintah tidak ingin mengeluarkan APBN. Saat ini, jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera itu masih dalam tahap studi kelayakan (feasibility study).

Kementerian BUMN menyiapkan lima perusahaan konstruksi pelat merah untuk bisa terlibat dalam pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS).

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, lima BUMN yang dimaksud adalah

PT Adhi Karya Tbk,PT Hutama Karya, PT Pembangunan Perumahan Tbk, PT Waskita Karya Tbk, dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).
desain-jembatan-selat-sunda
“Ya kita bikin konsorsium bersama. Saya lagi bertanya-tanya, siapa yang berpengalaman tapi semuanya mengaku berpengalaman. Ada lima yang kira-kira menjadi BUMN gajahnya,” katanya.
Meski demikian, Dahlan menolak untuk menjelaskan terkait pembagian saham proyek konsorsium tersebut. “Kalau soal itu masih terlalu jauh,” tambahnya.
Pekan ini seharusnya pemerintah akan memutuskan dua opsi pembangunan JSS, yaitu apakah studi kelayakan memakai dana APBN atau tidak, serta studi kelayakan akan dibangun oleh BUMN dan pemrakarsa.
Khusus untuk keterlibatan perusahaan milik pemerintah dalam proyek tersebut, Menteri BUMN yang berhak menentukan perusahaan mana yang akan ikut serta.
Hingga saat ini, pemerintah telah melakukan pra-studi kelayakan yang meliputi studi gelombang, kegempaan, angin, tsunami, hingga air laut. Nantinya kajian tim ini akan disampaikan ke tim studi kelayakan selanjutnya.
Namun, bila tetap ingin memakai dana dari APBN, pemerintah akan melihat kondisi keuangan negara. Sebab, Menteri Keuangan Chatib Basri tidak setuju jika pembangunan JSS memakai dana dari APBN.

“Kalau keuangan mau diputuskan APBN, ada tidak dananya. Dua opsi ini masih terbuka,” kata Menteri Perekonomian Hatta Rajasa.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian MS Hidayat memberi bocoran soal waktu pembangunan JSS. Pembangunan tersebut akan dimulai setidaknya sebelum masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berakhir.

“Sebelum berakhirnya pemerintahan 2014, kawasan JSS sudah mulai groundbreaking atau dibangun karena itu janji kampanye Presiden SBY,” kata Hidayat saat ditemui di Kantor Kementerian Perekonomian Jakarta..

Awalnya, pembangunan kawasan JSS yang diperkirakan akan menelan dana sekitar Rp 200 triliun ini akan memakai dana dari APBN. Namun, Menteri Keuangan Chatib Basri akhirnya menyetujui bahwa pembangunannya merupakan konsorsium dari pemrakarsa dan BUMN.

“Jadi pembangunannya tidak pakai dana APBN. Proyek ini kan kalau menggunakan dana APBN bisa Rp 200 triliun, kan tidak mungkin. Nanti harga BBM pasti dinaikkan lagi (untuk membiayai proyek tersebut),” tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menegaskan, pemancangan batu pertama proyek tersebut akan tetap dilakukan pada 2014. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan siapa kontraktor atau konsorsium yang akan ditunjuk pemerintah atau dilepas melalui tender.

 

Kendari Dibangunkan Dermaga Basarnas Karena Kerap Terjadi Kecelakaan Laut

Padatnya jalur lalu lintas laut di Sulawesi Tenggara, mengakibatkan seringnya kecelakaan, sehingga kawasan itu dibangunkan dermaga utama Basarnas. Dermaga ini mulai dioperasikan pada Rabu (7/5/2014) dan akan melayani operasi search and rescue (SAR) untuk kawasan tengah Indonesia.

Kepala Basarnas, Marsekal Muda FHB Soelistyo menjelaskan, bangunan tersebut merupakan dermaga pertama yang dimiliki Basarnas.

“Sulawesi Tengggara letaknya berhadapan langsung dengan jalur lalu lintas laut yang cukup padat, sehingga ditempatkan Dermaga Utama, disamping 33 kantor Basarnas yang menyebar setiap wilayah,” ucapnya saat peresmian dermaga utama Basarnas di Kelurahan Kasilampe, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Rabu (7/5/2014).

Beliau mengatakan, bahwa kedepannya Basarnas akan membangun dermaga utama untuk kawasan timur di Provinsi Papua.

“Dermaga Utama Basarnas Kendari, yang memiliki panjang 38 meter dan lebar 8 meter juga dilengkapi KN SAR Pacitan, helikopter Dauphin yang digunakan untuk mengevakuasi korban, ruang rawat medis, Rescue Boat 210 dan Rigid Inflatable,” jelasnya.

Marisa Nusantara pasca kecelakaan

Kepala Kantor SAR Kendari, Djafar Henaulu mengatakan, penempatan dermaga utama Basarnas di Kendari karena angka kecelakaan laut di Sultra cukup tinggi, dan setiap tahunnya mengalami peningkatan.

“Hampir setiap hari ada kecelakaan laut di Provinsi Sulawesi Tenggara, bahkan wilayah kerja SAR Kendari sampai ke luar Sultra, seperti Ambon, Sulteng dan juga Ternate,” terangnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Sultra Nur Alam berharap agar Basarnas bisa menambah jumlah personel maupun sarana dan prasarana SAR-nya.

“Terutama untuk daerah Baubau dan Wakatobi. Kedua daerah tersebut paling rawan terjadi musibah pelayaran, itu karena transportasi utama daerah itu adalah transportasi air,” tegas Gubernur.

Seusai peresmian dermaga utama Basarnas Kendari yang diikuti sejumlah pejabat daerah di Sultra, Pejabat TNI Polri, pejabat lingkup Basarnas, dan para undangan diajak berlayar dengan menggunakan KN Pacitan di perairan Teluk Kendari.

 

Sumber : KOMPAS MEDIA

Penulis: Kontributor Kendari, Kiki Andi Pati

Blog at WordPress.com.

Up ↑