Karet Dilatasi – Siar Muai Jembatan

Karet Dilatasi atau Siar Muai Jembatan
Merupakan bahan yang dipasang di antara dua bidang lantai beton untuk kendaraan atau pada perkerasan kaku dan dapat juga pertemuan antara konstruksi jalan pendekat sebagai media lalu lintas yang akan melewati jembatan, supaya pengguna lalu lintas merasa aman dan nyaman.

IMG_086420

IMG_086417

Fungsi dari Expantion Joint adalah untuk mengakomodasi gerakan yang terjadi pada bagian struktur jembatan.

Gerakan-gerakan ini bisa berasal dari beban hidup, perubahan suhu, dan sifat fisik dari pembentuk jembatan.

IMG_2623

 

Transisi sambungan jembatan dari dek jembatan ke tembok pembatas.
Kontinuitas seal sangat penting dalam mencegah air yang mengandung garam untuk mencapai komponen struktural yang penting seperti kolom dan bantalan.

IMG_086418

Bongkar Celah apabila akan diberi Gabus / Styrofoam
Styrofoam digunakan sebagai penyekat saat pemasangan mortar. Styrofoam diletakan didalam bukaan aspal..
Setelah diberi tanda. Aspal atau pelat jembatan dipotong dengan
kedalaman sesuai spesifikasi, lalu dibersihkan.
Bersihkan material (Joint) serta celah / bukaan.

IMG_086420

Penambahan perekat / sealent pada sisi kiri serta kanan produk joint tersebutsangat dibutuhkan.

Untuk memasukkan joint kedalam celah yaitu dengan dengan cara ditekan atau dipukul menggunakan martil karet atau kayu.

IMG_086419IMG_086421

Tingkat ekspansi produk joint ini lebih cepat pada waktu yang panas dan lebih lambat pada waktu yang dingin.
Sebaiknya Instalasi ini berlangsung pada waktu yang dingin, sehingga beberapa panjang material dibiarkan melebar
secara perlahan hingga mencapai lebar pemasangan optimal..

IMG_2637.JPG

 

 

Hubungi kami untuk kebutuhan Expantion Joint yang anda perlukan.

CV. Gada Bina usaha

Legalitas Jelas – Untuk Konsumen Luar Pulau Jawa, kami merupakan produsen serta penjual Karet Fender yang terpercaya.

Transaksi melalui Nomer Rekening Perusahaan bukan atas Nama Pribadi.

AKan tetapi tidak sedikit pula konsumen dan rekanan kontraktor yang langsung datang ke workshop kami yang berada di :

Asrikaton Indah F6/9

Pakis – Malang (dekat Bandara Abd. Saleh)

Fax : 0341 – 795882

Call / WA : 081233069330

Email : gadabinausaha@gmail.com

Advertisements

Produsen Elastomeric Rubber Bearing Pads

CV. Gada Bina Usaha membuat dan menjual Elastomeric Rubber Bearing Pads ( Bantalan Karet Jembatan,Elastomer Jembatan).

Elastomeric Bearing Pads (Elastomer Jembatan,Bantalan Karet jembatan adalah Suatu elemen Jembatan yang terbuat dari karet alam atau karet sintetis ( neoprene ) yang berfungsi untuk meneruskan beban dari bangunan atas ke bangunan bawah.

Bahan-bahan campuran karet yang digunakan dalam pembuatan bantalan ini berupa polycholoprene asli (neoprene) tahan kristalisasi atau polyisoprene asli (karet alam) saja sebagai polimer mentah.

Bantalan elastomer yang terbuat dari gabungan polycholoprene dan polyisoprene atau bahan lain, yang digabung dalam bentuk kompon, bentuk lapisan penyusun atau bentuk lainnya tidak diperkenankan.


Elastomer Jembatan,Bantalan Karet jembatan adalah salah satu komponen penting dalam Pembangunan Jembatan, Jalan tol, Flyover yang berfungsi untuk meneruskan beban dari bangunan atas ke bangunan bagian bawah.

Terdapat 2 Type dari Elastomer Bearing Pads yang kami buat yaitu :

  • Laminated Elastomeric Bearing Pads Terdapat 2-3 lembar Plat Stainless / Baja pada bagian

dalamnya.

  • Plain Elastomeric Bearing Pads Type Polos Tanpa adanya Plat pada bagian

dalamnya.

Sesuai dengan standart SNI ( Spesifikasi Perletakan Elastomer Jembatan Tipe

Polos dan Tipe Laminasi dan standart AASHTO ( standard Specification for Plain and laminated Elatomeric Bridge bearings ), Kami telah mengirimkan berbagai macam tipe Elastomeric Bearing Pads untuk berbagai aplikasi di dunia konstruksi di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

IMG_7215


Hubungi kami untuk kebutuhan Karet Jembatan anda.
CV Gada Bina Usaha
Perusahaan Spesialis Produk Karet Konstruksi (PIONEER)
legalitas jelas – Untuk customer luar pulau, kami produsen & penjual terpercaya (list customer ada)

Alamat Workshop :

Asrikaton Indah F6 GRAHA GBU Pakis – Malang

Recomended Seller Rekening Bank atas nama Perusahaan bukan Pribadi jaminan keamanan transaksi.

CALL/WA

081233069330

Julius Andreas

Asphaltic Joint Plug

ASPHALTIC JOINT PLUG  merupakan material binder atau SIAR MUAI yang bermutu tinggi.

Sebagai hasil modifikasi  dari bahan aspal  dan karet sintetis dan atau elastomer

serta bahan lainnnya sehingga produk ini bersifat  kuat, liat, elastis, dan lebih tahan panas

(jauh diatas ASTM), yang diperuntukkan sebagai binder pada sambungan siar muai untuk jembatan dan jalan layang, khususnya dinegara beriklim tropis seperti di Indonesia.

Dimana beban traffic seringkali diatas ambang batas.

Asphaltic Expansion Joint (1)

 

Keunggulan produk

  •  Liat, ulet, elastis dan tidak tembus air (Waterproof).
  •  Daya Lekat yang tinggi.
  •  Perawatan yang mudah.
  •  Pemasangan dan perbaikan yang mudah dan sederhana.
  •  Sanggup bertahan pada temperatur / suhu ruang yang tinggi , khususnya di daerah tropis.
  •  Tidak mudah teroksidasi dan terkontaminasi oleh bahan kimia lain.

Asphaltic Plug Bridge Joint System (2)

Asphaltic Plug Joint (2)

Asphaltic Plug Bridge Joint System (1)

 

 

Deskripsi

ASPHALTIC JOINT PLUG

adalah hasil formulasi yang presisi dari aspal minyak, elastomer polymer, material filler, dan stabilisator,

serta beberapa material lain yang kemudian dilelehkan pada temperatur tertentu ,

dicampurkan hingga homogen, sampai akhirnya didapat produk yang bermutu tinggi,

yang sesuai dengan kondisi ekstrim di Indonesia. Selanjutnya pada pemasangan dilapangan,

ASPHALTIC PLUG JOINT dipanaskan kembali, lalu  ditambahkan aggregate

dengan ukuran tertentu yang bersih dan lulus uji mutu, dengan pelaksanaan teknis pemasangan yang

sesuai prosedur standar yang telah baku.

Produk ini diproduksi dengan kontrol mutu yang ketat.

 

 

Sifat fisik produk

 

Tampak visual ……………………………….…..Padatan dan Elastis dan Ulet

Warna ………..……………………………………………………………………. Hitam

Berat Jenis (gr/cc)…………………………………….………………………… > 1,5

Cone penetration test 60°C (0.1mm, 5 dtk, 100 gr)………….… 10 – 12 dmm

Titik lembek (softening point), ring and ball test °C……….……  125o – 128o C

Tes kemiringan (flow resistence) %………………………………………0

Suhu tuang °C……………………………………………………………..……..180

Titik nyala dan titik bakar °C………………………………………………..324/ 340

Kelekatan pada batuan %…………………………………………………….99%

 

 

Pelaksanaan dilapangan

Semua permukaan pada rencana tempat siar muai dipasang harus dipastikan dalam keadaan kering,

bersih dari pasir, debu dan dari semua partikel lainnya, serta dikeringkan dengan udara panas dari kompresor. Lebur ASPHALTIC PLUG JOINT pada boiler dengan mixer khusus sampai pada temperatur leleh (180° C),

jaga temperatur agar tidak lebih dari temperatur maksimum, jangan dipanaskan berlebihan,

dan perlu diusahakan agar tidak lebih dari 8 jam dalam keadaan panas, sebab kualitas produk akan berkurang.

Campurkan batu aggregate dengan ukuran tertentu dan lulus uji mutu yang sudah dibersihkan  dan dipanaskan dalam barrow mix ,

kemudian aspal panas dan batu panas dituangkan kedalam beli mix, kemudian diaduk dengan perbandingan tertentu sampai homogen dan adukan  siap untuk dipasang,

dengan mengikuti prosedure standar yang ada. Sebaiknya setiap adukan produk, atau ASPHALTIC PLUG JOINT   yang sudah dilelehkan dan

kemudian didinginkan kembali,  tidak dipakai lagi untuk pekerjaan berikutnya.

 

Lingkungan, Keselamatan kerja, Kesehatan kerja serta Transportasi

 

Perhatian ekstra akan norma keselamatan kerja (Safety First) terhadap para personil harus diberikan ketika melaksanakan aplikasi produk ini.

Sarung tangan, kacamata pelindung, pakaian kerja yang sesuai, serta sepatu khusus harus dipakai oleh personil yang terlibat dengan pekerjaan ini.

Demikian juga dengan rambu dan tanda khusus lalulintas pada lokasi ketika pelaksanaan.

Pengangkutan produk ini dari satu lokasi kelokasi lain di Indonesia tidak memerlukan izin khusus, baik itu berdasarkan peraturan nasional maupun internasional,

sebab ASPHALTIC PLUG JOINT  tidak berbahaya bagi mahluk hidup maupun lingkungan.

 

Laminated Elastomeric Bearing Pads

Laminated Elastomeric Bearing Pads merupakan Bantalan Jembatan yang terbuat dari karet alam atau karet sintetis ( neoprene ) yang berfungsi untuk meneruskan beban dari bangunan atas ke bangunan bawah. Serta terdapat dua hingga tiga lembar Plat Stainless / Baja pada bagian dalam dari bantalan ini..
Bahan-bahan campuran karet yang digunakan dalam pembuatan bantalan ini berupa polycholoprene asli (neoprene) tahan kristalisasi atau polyisoprene asli (karet alam) saja sebagai polimer mentah. Bantalan elastomer yang terbuat dari gabungan polycholoprene dan polyisoprene atau bahan lain, yang digabung dalam bentuk kompon, bentuk lapisan penyusun atau bentuk lainnya tidak diperkenankan.

Laminated Elastomeric Bearing Pads (Elastomer Jembatan, Bantalan Karet jembatan) adalah salah satu komponen penting dalam Pembangunan Jembatan, Jalan tol, Flyover atau jalan layang.

Sesuai dengan standart SNI 03-3967-2008 ( Spesifikasi Perletakan Elastomer Jembatan Tipe
Polos dan Tipe Laminasi dan standart AASHTO M 251 – 04 ( standard Specification for Plain and laminated Elatomeric Bridge bearings ), Kami telah mengirimkan berbagai macam tipe Elastomeric Bearing Pads untuk berbagai aplikasi di dunia konstruksi di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

P1050214

P1050215

P1050553

P1050589

ELASTOMERIC BEARING PADS 300x300x50 (mm) dengan satu Plat (3mm)
ELASTOMERIC BEARING PADS 300x300x50 (mm) dengan satu Plat (3mm)
ELASTOMERIC BEARING PADS 450x300x54 (mm) dengan satu Plat (3mm)
ELASTOMERIC BEARING PADS 450x300x54 (mm) dengan satu Plat (3mm)
ELASTOMERIC BEARING PADS 350x400x40 (mm) dengan satu Plat (3mm)
ELASTOMERIC BEARING PADS 350x400x40 (mm) dengan satu Plat (3mm)
Bantalan Karet 450x400x60 dengan dua Plat (3mm)
Bantalan Karet 450x400x60 dengan dua Plat (3mm)
ELASTOMERIC BEARING PADS 300x200x41 (mm) dengan dua Plat (3mm)
ELASTOMERIC BEARING PADS 300x200x41 (mm) dengan dua Plat (3mm)
ELASTOMERIC BEARING PADS 300x400x40 (mm) dengan satu Plat (3mm)
ELASTOMERIC BEARING PADS 300x400x40 (mm) dengan satu Plat (3mm)
ELASTOMERIC BEARING PADS 300x200x41 (mm) dengan dua Plat (3mm)
ELASTOMERIC BEARING PADS 300x200x41 (mm) dengan dua Plat (3mm)
ELASTOMERIC BEARING PADS POLOS(450x400x45)
ELASTOMERIC BEARING PADS POLOS(450x400x45)
Laminated Elastomeric Bearing Pads 450x350x40
Laminated Elastomeric Bearing Pads 450x350x40
Laminated Elastomeric Bearing Pads  300x350x36 (mm)
Laminated Elastomeric Bearing Pads
300x350x36 (mm)
Laminated Elastomeric Bearing Pads  350x400x39 (mm)
Laminated Elastomeric Bearing Pads
350x400x39 (mm)
Elastomeric Bearing Pads  300x500x100 (mm)
Elastomeric Bearing Pads
300x500x100 (mm)
Laminated Elastomeric Bearing Pads 400x300x99 (mm) dengan 7 Plat (3mm)
Laminated Elastomeric Bearing Pads 400x300x99 (mm)
dengan 7 Plat (3mm)

Kontak kami untuk Type, Ukuran, Spesifikasi, & Harga Produk yang dibutuhkan :
CV. Gada Bina Usaha
Asrikaton Indah F 6 GRAHA GBU
Malang 65154
Fax : 0341-795882
Mobile : 0818386648 / 081233069330 / 081555997877
E Mail : gadabinausaha@gmail.com
Pin BB : 25B1BC84

Akankah Jembatan Selat Sunda Dibangun??

Karet Tahan Gempa Untuk Jembatan

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan, meski terjadi pergantian presiden, proyek pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) tetap akan dibangun. Pasalnya, megaproyek JSS sudah tertuang dalam peraturan presiden (perpres). “Tetap jalan dong, kan ada perpres-nya, sudah jalan. Sudah ada investasi masa tidak dijalankan,” ujar Hatta di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian.

 

Hatta menjelaskan, jika memang ada perubahan program kerja dalam pembangunan JSS, itu adalah hak dari presiden baru, yang menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono. “Nanti kalau ada perubahan-perubahan revisi perpres, itu hak dari presiden baru,” ungkap Hatta. Hatta menambahkan, jika proyek pembangunan JSS gagal dijalankan, hal itu sama saja membuang-buang anggaran negara. Hal tersebut juga akan memengaruhi investasi negara yang sudah digelontorkan sebanyak Rp 1,5 triliun hanya untuk studi kelayakan. “Tapi, ini harus tetap berjalan. Kalau sampai pemerintah baru membatalkan, itu akan mengganggu investasi,” kata Hatta. Sebelumnya, diberitakan tribunnews.com, anggaran JSS sebesar Rp 200 triliun sangat besar sehingga pemerintah tidak ingin mengeluarkan APBN. Saat ini, jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera itu masih dalam tahap studi kelayakan (feasibility study).

Kementerian BUMN menyiapkan lima perusahaan konstruksi pelat merah untuk bisa terlibat dalam pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS).
Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, lima BUMN yang dimaksud adalah PT Adhi Karya Tbk, PT Hutama Karya, PT Pembangunan Perumahan Tbk, PT Waskita Karya Tbk, dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

“Ya kita bikin konsorsium bersama. Saya lagi bertanya-tanya, siapa yang berpengalaman tapi semuanya mengaku berpengalaman. Ada lima yang kira-kira menjadi BUMN gajahnya,” katanya.
Meski demikian, Dahlan menolak untuk menjelaskan terkait pembagian saham proyek konsorsium tersebut. “Kalau soal itu masih terlalu jauh,” tambahnya.
Pekan ini seharusnya pemerintah akan memutuskan dua opsi pembangunan JSS, yaitu apakah studi kelayakan memakai dana APBN atau tidak, serta studi kelayakan akan dibangun oleh BUMN dan pemrakarsa.

Feri dari Pelabuhan Merak, Banten, mengangkut mobil memasuki Pelabuhan Bakauheni, Lampung,
Khusus untuk keterlibatan perusahaan milik pemerintah dalam proyek tersebut, Menteri BUMN yang berhak menentukan perusahaan mana yang akan ikut serta.
Hingga saat ini, pemerintah telah melakukan pra-studi kelayakan yang meliputi studi gelombang, kegempaan, angin, tsunami, hingga air laut. Nantinya kajian tim ini akan disampaikan ke tim studi kelayakan selanjutnya.
Namun, bila tetap ingin memakai dana dari APBN, pemerintah akan melihat kondisi keuangan negara. Sebab, Menteri Keuangan Chatib Basri tidak setuju jika pembangunan JSS memakai dana dari APBN.

“Kalau keuangan mau diputuskan APBN, ada tidak dananya. Dua opsi ini masih terbuka,” kata Menteri Perekonomian Hatta Rajasa.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian MS Hidayat memberi bocoran soal waktu pembangunan JSS. Pembangunan tersebut akan dimulai setidaknya sebelum masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berakhir.

“Sebelum berakhirnya pemerintahan 2014, kawasan JSS sudah mulai groundbreaking atau dibangun karena itu janji kampanye Presiden SBY,” kata Hidayat saat ditemui di Kantor Kementerian Perekonomian Jakarta.
Awalnya, pembangunan kawasan JSS yang diperkirakan akan menelan dana sekitar Rp 200 triliun ini akan memakai dana dari APBN. Namun, Menteri Keuangan Chatib Basri akhirnya menyetujui bahwa pembangunannya merupakan konsorsium dari pemrakarsa dan BUMN.

“Jadi pembangunannya tidak pakai dana APBN. Proyek ini kan kalau menggunakan dana APBN bisa Rp 200 triliun, kan tidak mungkin. Nanti harga BBM pasti dinaikkan lagi (untuk membiayai proyek tersebut),” tambahnya.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan, meski terjadi pergantian presiden, proyek pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) tetap akan dibangun. Pasalnya, megaproyek JSS sudah tertuang dalam peraturan presiden (perpres). “Tetap jalan dong, kan ada perpres-nya, sudah jalan. Sudah ada investasi masa tidak dijalankan,” ujar Hatta di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian.

Hatta menjelaskan, jika memang ada perubahan program kerja dalam pembangunan JSS, itu adalah hak dari presiden baru, yang menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono. “Nanti kalau ada perubahan-perubahan revisi perpres, itu hak dari presiden baru,” ungkap Hatta. Hatta menambahkan, jika proyek pembangunan JSS gagal dijalankan, hal itu sama saja membuang-buang anggaran negara. Hal tersebut juga akan memengaruhi investasi negara yang sudah digelontorkan sebanyak Rp 1,5 triliun hanya untuk studi kelayakan. “Tapi, ini harus tetap berjalan. Kalau sampai pemerintah baru membatalkan, itu akan mengganggu investasi,” kata Hatta. Sebelumnya, diberitakan tribunnews.com, anggaran JSS sebesar Rp 200 triliun sangat besar sehingga pemerintah tidak ingin mengeluarkan APBN. Saat ini, jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera itu masih dalam tahap studi kelayakan (feasibility study).

Kementerian BUMN menyiapkan lima perusahaan konstruksi pelat merah untuk bisa terlibat dalam pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS).

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, lima BUMN yang dimaksud adalah

PT Adhi Karya Tbk,PT Hutama Karya, PT Pembangunan Perumahan Tbk, PT Waskita Karya Tbk, dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).
desain-jembatan-selat-sunda
“Ya kita bikin konsorsium bersama. Saya lagi bertanya-tanya, siapa yang berpengalaman tapi semuanya mengaku berpengalaman. Ada lima yang kira-kira menjadi BUMN gajahnya,” katanya.
Meski demikian, Dahlan menolak untuk menjelaskan terkait pembagian saham proyek konsorsium tersebut. “Kalau soal itu masih terlalu jauh,” tambahnya.
Pekan ini seharusnya pemerintah akan memutuskan dua opsi pembangunan JSS, yaitu apakah studi kelayakan memakai dana APBN atau tidak, serta studi kelayakan akan dibangun oleh BUMN dan pemrakarsa.
Khusus untuk keterlibatan perusahaan milik pemerintah dalam proyek tersebut, Menteri BUMN yang berhak menentukan perusahaan mana yang akan ikut serta.
Hingga saat ini, pemerintah telah melakukan pra-studi kelayakan yang meliputi studi gelombang, kegempaan, angin, tsunami, hingga air laut. Nantinya kajian tim ini akan disampaikan ke tim studi kelayakan selanjutnya.
Namun, bila tetap ingin memakai dana dari APBN, pemerintah akan melihat kondisi keuangan negara. Sebab, Menteri Keuangan Chatib Basri tidak setuju jika pembangunan JSS memakai dana dari APBN.

“Kalau keuangan mau diputuskan APBN, ada tidak dananya. Dua opsi ini masih terbuka,” kata Menteri Perekonomian Hatta Rajasa.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian MS Hidayat memberi bocoran soal waktu pembangunan JSS. Pembangunan tersebut akan dimulai setidaknya sebelum masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berakhir.

“Sebelum berakhirnya pemerintahan 2014, kawasan JSS sudah mulai groundbreaking atau dibangun karena itu janji kampanye Presiden SBY,” kata Hidayat saat ditemui di Kantor Kementerian Perekonomian Jakarta..

Awalnya, pembangunan kawasan JSS yang diperkirakan akan menelan dana sekitar Rp 200 triliun ini akan memakai dana dari APBN. Namun, Menteri Keuangan Chatib Basri akhirnya menyetujui bahwa pembangunannya merupakan konsorsium dari pemrakarsa dan BUMN.

“Jadi pembangunannya tidak pakai dana APBN. Proyek ini kan kalau menggunakan dana APBN bisa Rp 200 triliun, kan tidak mungkin. Nanti harga BBM pasti dinaikkan lagi (untuk membiayai proyek tersebut),” tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menegaskan, pemancangan batu pertama proyek tersebut akan tetap dilakukan pada 2014. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan siapa kontraktor atau konsorsium yang akan ditunjuk pemerintah atau dilepas melalui tender.

 

Rubber Sheet | Rubber Pads

Rubber Sheet | Rubber Pads.

Bantalan Karet ( Karet Lembaran, Rubber Sheet )
yang terbuat dari karet alam atau karet sintetis ( neoprene )
Bahan-bahan campuran karet yang digunakan dalam pembuatan bantalan ini berupa polycholoprene asli (neoprene) tahan kristalisasi atau polyisoprene asli (karet alam) saja sebagai polimer mentah.
Bantalan elastomer yang terbuat dari gabungan polycholoprene dan polyisoprene atau bahan lain, yang digabung dalam bentuk kompon, bentuk lapisan penyusun atau bentuk lainnya tidak diperkenankan.
Seluruh bahan harus baru dan bukan daur ulang yang diambil dari bantalan yang telah jadi.
Bantalan Karet sebagai tumpuan jembatan, antara girder dan abutmen mengurangi geseran dan getaran disebabkan oleh beban jembatan dan gerakan lainnya.
Dengan menggunakan material karet alam dan neoprene.
Aplikasi yang umum dalam penggunaan (Bantalan Karet, Rubber Sheet) antara lain :

Bridge Railway/Railroad
Bantalan Karet untuk Beton Bangunan
Bantalan Karet untuk Pondasi Bangunan
Area Garasi Parkir
Walkways
Bantalan peredam dari benturan
Alas suatu struktur bangunan dimana fleksibilitas dari sifat Karet dibutuhkan
Karet lembaran untuk peternakan
Maupun sebagai anti vibration rubber pad (sebagai alas peredam getaran pada mesin, pompa, pipa, dsb.)

Expantion Joint Rubber

Expantion Joint Rubber ( Rubber Bumper) Loading Dock digunakan pada dinding gudang / ware house, dinding gedung parkir bandara, mall,dan lain sebagainya. Produk ini berfungsi sebagai pelindung dinding dari benturan truk, forklift, maupun kendaraan lainnya.

IMG_2630

IMG_2637

Rubber Bumper Model D

Karet Jembatan

Elastomeric Bearing Pads.

Suatu elemen Jembatan yang terbuat dari karet alam atau karet sintetis ( neoprene ) yang berfungsi untuk meneruskan beban dari bangunan atas ke bangunan bawah.
Bahan-bahan campuran karet yang digunakan dalam pembuatan bantalan ini berupa polycholoprene asli (neoprene) tahan kristalisasi atau polyisoprene asli (karet alam) saja sebagai polimer mentah.
Bantalan elastomer yang terbuat dari gabungan polycholoprene dan polyisoprene atau bahan lain, yang digabung dalam bentuk kompon, bentuk lapisan penyusun atau bentuk lainnya tidak diperkenankan.
Seluruh bahan harus baru dan bukan daur ulang yang diambil dari bantalan yang telah jadi.
Bantalan Karet sebagai tumpuan jembatan, antara girder dan abutmen mengurangi geseran dan getaran disebabkan oleh beban jembatan dan gerakan lainnya.
dengan menggunakan material karet alam dan neoprene.
Penggunaan Karet Bantalan Jembatan sangat penting dalam konstruksi jembatan dengan pemasangan dan perawatan yang mudah. Sehingga memungkinkan Karet Bantalan Jembatan memiliki waktu life time yang lebih lama.
Berbagai ukuran dan spesifikasi Karet Bantalan Jembatan sesuai kebutuhan dan permintaan dapat kami kerjakan.
selama ini kami memproduksi Karet Bantalan Jembatan menggunakan material kompon karet alam maupun neoprene untuk daya tahan elastomer yang lebih baik,dengan proses produksi menggunakan mesin press hydraulic memungkinkan elastomer bearing pad yang kuat dan solid.
Dengan berbagai aplikasi untuk Konstruksi maupun Industri. Rubber Pads atau Karet lembaran biasanya memiliki ketebalan tidak lebih dari 3cm.

Aplikasi yang umum dalam penggunaan Elastomeric Bearing Pad (Bantalan Karet,Rubber Sheet) antara lain :

Bridge Railway/Railroad
Bantalan Karet untuk Beton Bangunan
Bantalan Karet untuk Pondasi Bangunan
Area Garasi Parkir
Walkways
Bantalan peredam dari benturan
Alas suatu struktur bangunan dimana fleksibilitas dari sifat Karet dibutuhkan
Karet lembaran untuk peternakan
Maupun sebagai anti vibration rubber pad (sebagai alas peredam getaran pada mesin, pompa, pipa, dsb.)

Contoh Jenis Perletakan Elastomer Jembatan
Elastomer Bearing Pad Jenis 1 (300x350x36 mm),
Elastomer Bearing Pad Jenis 2 (350x400x39 mm),
Elastomer Bearing PadJenis 3 (400x450x45 mm) dan berbagai jenis ukuran sesuai permintaan.

Terdapat 2 Type dari Elastomer Bearing Pads yang kami buat yaitu :
– Laminated Elastomeric Bearing Pads – Terdapat 2-3 lembar Plat Stainless / Baja pada bagian
dalamnya.
– Plain Elastomeric Bearing Pads – Type Polos Tanpa adanya Plat pada bagian
dalamnya.
Sesuai dengan standart SNI 03-3967-2008 ( Spesifikasi Perletakan Elastomer Jembatan Tipe
Polos dan Tipe Laminasi dan standart AASHTO M 251 – 04 ( standard Specification for
Plain and laminated Elatomeric Bridge bearings ), Kami telah mengirimkan berbagai macam tipe Elastomeric Bearing Pads untuk berbagai aplikasi di dunia konstruksi.

P1050626

P1050215

P1050572

P1050562

3

 

Blog at WordPress.com.

Up ↑